Halaman 265 - Juz 14
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Hijr (15)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Iż dakhalū ‘alaihi fa qālū salāmā(n), qāla innā minkum wajilūn(a).
Qālū lā taujal innā nubasysyiruka bigulāmin ‘alīm(in).
Qāla abasysyartumūnī ‘alā am massaniyal-kibaru fa bima tubasysyirūn(a).
Qālū basysyarnāka bil-ḥaqqi falā takum minal-qāniṭīn(a).
Qāla wa may yaqnaṭu mir raḥmati rabbihī illaḍ-ḍāllūn(a).
Qāla famā khaṭbukum ayyuhal-mursalūn(a).
Qālū innā ursilnā ilā qaumim mujrimīn(a).
Illā āla lūṭ(in), innā lamunajjūhum ajma‘īn(a).
Illamra'atahū qaddarnā innahā laminal-gābirīn(a).
Falammā jā'a āla lūṭinil-mursalūn(a).
Qāla innakum qaumum munkarūn(a).
Qālū bal ji'nāka bimā kānū fīhi yamtarūn(a).
Wa ataināka bil-ḥaqqi wa innā laṣādiqūn(a).
Fa asri bi'ahlika biqiṭ‘im minal-laili wattabi‘ adbārahum wa lā yaltafit minkum aḥaduw wamḍū ḥaiṡu tu'marūn(a).
Wa qaḍainā ilaihi żālikal-amra anna dābira hā'ulā'i maqṭū‘um muṣbiḥīn(a).
Wa jā'a ahlul-madīnati yastabsyirūn(a).
Qāla inna hā'ulā'i ḍaifī falā tafḍaḥūn(i).
Wattaqullāha wa lā tukhzūn(i).
Qālū awalam nanhaka ‘anil-‘ālamīn(a).
Terjemahan
ketika mereka berkunjung ke (kediaman)-nya, lalu mengucapkan, “Salam.” Dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya kami merasa takut kepadamu.”
(Mereka) berkata, “Janganlah merasa takut (karena) sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) anak laki-laki yang alim (Ishaq).”
Dia (Ibrahim) berkata, “Benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut. Maka, dengan (cara) apa kamu memberi kabar gembira?”
Mereka menjawab, “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar. Maka, janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa.”
Dia (Ibrahim) berkata, “Adakah orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya selain orang yang sesat?”
Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?”
Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (untuk menyiksanya),
kecuali para pengikut Lut. Sesungguhnya kami pasti menyelamatkan mereka semua,
kecuali istrinya. Kami telah menentukan bahwa sesungguhnya dia termasuk (orang-orang kafir) yang tertinggal.”
Maka, ketika para utusan itu datang kepada para pengikut Lut,
dia berkata, “Sesungguhnya kamu orang-orang yang tidak kami kenal.”
Mereka (para utusan) menjawab, “Kami justru datang kepadamu membawa azab yang selalu mereka dustakan.
Kami datang kepadamu membawa kebenaran. Sesungguhnya kami orang-orang yang benar.
Maka, pergilah pada akhir malam beserta keluargamu dan ikutilah mereka dari belakang. Jangan seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.”
Telah Kami wahyukan kepadanya (Lut) keputusan itu bahwa akhirnya mereka akan ditumpas habis pada waktu subuh.
Datanglah penduduk kota itu (ke rumah Lut) dengan gembira (karena kedatangan tamu itu).
Dia (Lut) berkata, “Sesungguhnya mereka adalah tamuku. Maka, jangan mempermalukanku.
Bertakwalah kepada Allah dan jangan membuatku terhina.”
Mereka berkata, “Bukankah kami telah melarangmu (menerima) manusia (para tamu)?”