Halaman 342 - Juz 18
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Mu'minun (23)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Qad aflaḥal-mu'minūn(a).
Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn(a).
Wal-lażīna hum anil-lagwi muriḍūn(a).
Wal-lażīna hum liz-zakāti fā‘ilūn(a).
Wal-lażīna hum lifurūjihim ḥāfiẓūn(a).
Illā ‘alā azwājihim au mā malakat aimānuhum fa innahum gairu malūmīn(a).
Famanibtagā warā'a żālika fa ulā'ika humul-‘ādūn(a).
Wal-lażīna hum li'amānātihim wa ‘ahdihim rā‘ūn(a).
Wal-lażīna hum ‘alā ṣalawātihim yuḥāfiẓūn(a).
Ulā'ika humul-wāriṡūn(a).
Allażīna yariṡūnal-firdaus(a), hum fīhā khālidūn(a).
Wa laqad khalaqnal-insāna min sulālatim min ṭīn(in).
Ṡumma ja‘alnāhu nuṭfatan fī qarārim makīn(in).
Ṡumma khalaqnan-nuṭfata ‘alaqatan fa khalaqnal-‘alaqata muḍgatan fa khalaqnal-muḍgata ‘iẓāman fa kasaunal-‘iẓāma laḥmā(n), ṡumma ansya'nāhu khalqan ākhar(a), fa tabārakallāhu aḥsanul-khāliqīn(a).
Ṡumma innakum ba‘da żālika lamayyitūn(a).
Ṡumma innakum yaumal-qiyāmati tub‘aṡūn(a).
Wa laqad khalaqnā fauqakum sab‘a ṭarā'iq(a), wa mā kunnā ‘anil-khalqi gāfilīn(a).
Terjemahan
Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.
(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
orang-orang yang meninggalkan (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,
orang-orang yang menunaikan zakat,
dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki. Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya).
Maka, siapa yang mencari (pelampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
(Sungguh beruntung pula) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka
serta orang-orang yang memelihara salat mereka.
Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi.
(Yaitu) orang-orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (yang berasal) dari tanah.
Kemudian, Kami menjadikannya air mani di dalam tempat yang kukuh (rahim).
Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang menggantung (darah). Lalu, sesuatu yang menggantung itu Kami jadikan segumpal daging. Lalu, segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta.
Kemudian, sesungguhnya kamu setelah itu benar-benar akan mati.
Kemudian, sesungguhnya kamu pada hari Kiamat akan dibangkitkan.
Sungguh, Kami telah menciptakan tujuh langit di atas kamu dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).