Halaman 345 - Juz 18
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Mu'minun (23)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Mā tasbiqu min ummatin ajalahā wa mā yasta'khirūn(a).
Ṡumma arsalnā rusulanā tatrā, kullamā jā'a ummatar rasūluhā każżabūhu fa atba‘nā ba‘ḍahum ba‘ḍaw wa ja‘alnāhum aḥādīṡ(a), fa bu‘dal liqaumil lā yu'minūn(a).
Ṡumma arsalnā mūsā wa akhāhu hārūn(a), bi'āyātinā wa sulṭānim mubīn(in).
Ilā fir‘auna wa mala'ihī fastakbarū wa kānū qauman ‘ālīn(a).
Fa qālū anu'minu libasyaraini miṡlinā wa qaumuhumā lanā ‘ābidūn(a).
Fa każżabūhumā fa kānū minal-muhlakīn(a).
Wa laqad ātainā mūsal-kitāba la‘allahum yahtadūn(a).
Wa ja‘alnabna maryama wa ummahū āyataw wa āwaināhumā ilā rabwatin żāti qarāriw wa ma‘īn(in).
Yā ayyuhar-rusulu kulū minaṭ-ṭayyibāti wa‘malū ṣāliḥā(n), innī bimā ta‘malūna ‘alīm(un).
Wa inna hāżihī ummatukum ummataw wāḥidataw wa ana rabbukum fattaqūn(i).
Fa taqaṭṭa‘ū amrahum bainahum zuburā(n), kullu ḥizbim bimā ladaihim fariḥūn(a).
Fa żarhum fī gamratihim ḥattā ḥīn(in).
Ayaḥsabūna annamā numidduhum bihī mim māliw wabanīn(a).
Nusāri‘u lahum fil-khairāt(i), bal lā yasy‘urūn(a).
Innal-lażīna hum min khasy-yati rabbihim musyfiqūn(a).
Wal-lażīna hum bi'āyāti rabbihim yu'minūn(a).
Wal-lażīna hum birabbihim lā yusyrikūn(a).
Terjemahan
Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya dan tidak (pula) menangguhkan(-nya).
Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami secara berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya. Maka, Kami iringkan (kebinasaan) sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Kami jadikan (pula) mereka bahan pembicaraan. Maka, kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.
Kemudian, Kami utus Musa dan saudaranya, Harun, dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami dan bukti yang nyata
kepada Fir‘aun dan para pemuka kaumnya. Akan tetapi, mereka angkuh dan sejak dahulu mereka adalah kaum yang sombong.
Mereka berkata, “Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang mengabdikan diri kepada kita?”
Maka, mereka mendustakan keduanya. Oleh karena itu, mereka termasuk orang-orang yang dibinasakan.
Sungguh Kami benar-benar telah menganugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.
Telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai tanda (kebesaran Kami) dan Kami lindungi mereka di sebuah dataran tinggi yang tenang untuk ditempati dengan air yang mengalir.
Allah berfirman, “Wahai para rasul, makanlah dari (makanan) yang baik-baik dan beramalsalehlah. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu, dan Akulah Tuhanmu. Maka, bertakwalah kepada-Ku.”
Lalu mereka (para pengikut rasul) terpecah belah dalam urusan (agama)-nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).
Maka, biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.
Apakah mereka mengira bahwa apa yang Kami berikan kepada mereka berupa harta dan anak-anak
(itu berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidaklah demikian,) tetapi mereka tidak menyadarinya.
Sesungguhnya orang-orang yang sangat berhati-hati karena takut (azab) Tuhannya,
orang-orang yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,
orang-orang yang tidak mempersekutukan Tuhannya,