Halaman 367 - Juz 19
Tampilan Halaman Mushaf
Asy-Syu'ara' (26)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Ṭā Sīm Mīm.
Tilka āyātul-kitābil-mubīn(i).
La‘allaka bākhi‘un nafsaka allā yakūnū mu'minīn(a).
In nasya' nunazzil ‘alaihim minas-samā'i āyatan fa ẓallat a‘nāquhum lahā khāḍi‘īn(a).
Wa mā ya'tīhim min żikrim minar-raḥmāni muḥdaṡin illā kānū ‘anhu mu‘riḍīn(a).
Faqad każżabū fa saya'tīhim ambā'u mā kānū bihī yastahzi'ūn(a).
Awalam yarau ilal-arḍi kam ambatnā fīhā min kulli zaujin karīm(in).
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Wa iż nādā rabbuka mūsā ani'til-qaumaẓ-ẓālimīn(a).
Qauma fir‘aun(a), alā yattaqūn(a).
Qāla rabbi innī akhāfu ay yukażżibūn(i).
Wa yaḍīqu ṣadrī wa lā yanṭaliqu lisānī fa arsil ilā hārūn(a).
Wa lahum ‘alayya żambun fa akhāfu ay yaqtulūn(i).
Qāla kallā, fażhabā bi'āyātinā innā ma‘akum mustami‘ūn(a).
Fa'tiyā fir‘auna faqūlā innā rasūlu rabbil-‘ālamīn(a).
An arsil ma‘anā banī isrā'īl(a).
Qāla alam nurabbika fīnā walīdaw wa labiṡta fīnā min ‘umurika sinīn(a).
Wa fa‘alta fa‘latakal-latī fa‘alta wa anta minal-kāfirīn(a).
Terjemahan
Ṭā Sīn Mīm.
Itulah ayat-ayat Kitab (Al-Qur’an) yang jelas.
Boleh jadi engkau (Nabi Muhammad) akan membinasakan dirimu (dengan kesedihan) karena mereka (penduduk Makkah) tidak beriman.
Jika berkehendak, niscaya Kami turunkan bukti (mukjizat) kepada mereka dari langit sehingga tengkuk mereka selalu tunduk kepadanya.
Tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru (ayat Al-Qur’an) dari Tuhan Yang Maha Pengasih, kecuali mereka selalu berpaling darinya.
Sungguh, mereka telah mendustakan (Al-Qur’an). Maka, kelak akan datang kepada mereka (kebenaran) berita-berita mengenai apa (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
Apakah mereka tidak memperhatikan bumi, betapa banyak Kami telah menumbuhkan di sana segala jenis (tanaman) yang tumbuh baik?
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
(Ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya), “Datangilah kaum yang zalim itu.
(Yaitu) kaum Fir‘aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?”
Dia (Musa) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku takut mereka akan mendustakanku.
Dadaku terasa sempit dan lidahku kelu. Maka, utuslah Harun (bersamaku).
Aku berdosa terhadap mereka. Maka, aku takut mereka akan membunuhku.”
Dia (Allah) berfirman, “Tidak (mereka tidak akan dapat membunuhmu). Maka, pergilah berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat). Sesungguhnya Kami menyertaimu mendengarkan (apa yang mereka katakan).
Maka, datanglah berdua kepada Fir‘aun dan katakanlah, ‘Sesungguhnya kami adalah utusan Tuhan semesta alam.
Lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama kami (menuju Baitulmaqdis).’”
Dia (Fir‘aun) berkata, “Bukankah kami telah mengasuhmu dalam lingkungan (keluarga) kami, waktu engkau masih bayi dan engkau tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
Engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan berupa) perbuatan yang telah engkau lakukan (membunuh seseorang dari kaumku) dan engkau termasuk orang yang ingkar (terhadap kebaikan dan ketuhananku).”