Halaman 451 - Juz 23
Tampilan Halaman Mushaf
As-Saffat (37)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Salāmun ‘alā ilyāsīn(a).
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Wa inna lūṭal laminal-mursalīn(a).
Iż najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Wa innakum latamurrūna ‘alaihim muṣbiḥīn(a).
Wa bil-lail(i), afalā ta‘qilūn(a).
Wa inna yūnusa laminal-mursalīn(a).
Iż abaqa ilal-fulkil-masyḥūn(i).
Fa sāhama fakāna minal-mudḥaḍīn(a).
Faltaqamahul-ḥūtu wa huwa mulīm(un).
Falau lā annahū kāna minal-musabbiḥīn(a).
Lalabiṡa fī baṭnihī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).
Fa nabażnāhu bil-‘arā'i wa huwa saqīm(un).
Wa ambatnā ‘alaihi syajaratam miy yaqṭīn(in).
Wa arsalnāhu ilā mi'ati alfin au yazīdūn(a).
Fa'āmanū famatta‘nāhum ilā ḥīn(in).
Fastaftihim alirabbikal-banātu wa lahumul-banūn(a).
Am khalaqnal-malā'ikata ināṡaw wa hum syāhidūn(a).
Alā innahum min ifkihim layaqūlūn(a).
Waladallāh(u), wa innahum lakāżibūn(a).
Aṣṭafal-banāti ‘alal-banīn(a).
Terjemahan
Mereka kemudian mendustakannya (Ilyas). Sesungguhnya mereka akan diseret (ke neraka),
kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
“Salam sejahtera atas Ilyas dan kaumnya.”
Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
Sesungguhnya Lut benar-benar termasuk para rasul.
(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal.
Kemudian, Kami binasakan yang lain.
Sesungguhnya kamu (penduduk Makkah) benar-benar akan melintasi (bekas-bekas kehancuran) mereka pada waktu pagi
dan waktu malam. Mengapa kamu tidak mengerti?
Sesungguhnya Yunus benar-benar termasuk para rasul.
(Ingatlah) ketika dia berlari ke kapal yang penuh muatan,
kemudian dia ikut diundi, maka dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).
Dia kemudian ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.
Seandainya dia bukan golongan orang yang banyak bertasbih kepada Allah,
niscaya dia akan tetap tinggal di perutnya (ikan) sampai hari Kebangkitan.
Kami kemudian melemparkannya (dari mulut ikan) ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
Kami kemudian menumbuhkan tanaman sejenis labu untuknya.
Kami mengutusnya kepada seratus ribu (orang) atau lebih,
lalu mereka beriman. Maka, Kami menganugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
(Wahai Nabi Muhammad,) tanyalah mereka (orang-orang kafir Makkah), “Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki
atau Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan, sedangkan mereka menyaksikan(-nya)?”
Ingatlah, sesungguhnya mereka benar-benar mengatakan dengan kebohongan mereka,
“Allah mempunyai anak.” Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
Apakah Dia (Allah) lebih memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?