Halaman 568 - Juz 29
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Haqqah (69) - Al-Ma'arij (70)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Fa laisa lahul-yauma hāhunā ḥamīm(un).
Wa lā ṭa‘āmun illā min gislīn(in).
Lā ya'kuluhū illal-khāṭi'ūn(a).
Falā uqsimu bimā tubṣirūn(a).
Wa mā lā tubṣirūn(a).
Innahū laqaulu rasūlin karīm(in).
Wa mā huwa biqauli syā‘ir(in), qalīlam mā tu'minūn(a).
Wa lā biqauli kāhin(in), qalīlam mā tażakkarūn(a).
Tanzīlum mir rabbil-‘ālamīn(a).
Wa lau taqawwala ‘alainā ba‘ḍal-aqāwīl(i).
La'akhażnā minhu bil-yamīn(i).
Ṡumma laqaṭa‘nā minhul-watīn(a).
Famā minkum min aḥadin ‘anhu ḥājizīn(a).
Wa innahū latażkiratul lil-muttaqīn(a).
Wa innā lana‘lamu anna minkum mukażżibīn(a).
Wa innahū laḥasratun ‘alal-kāfirīn(a).
Wa innahū laḥaqqul-yaqīn(i).
Fa sabbiḥ bismi rabbikal-‘aẓīm(i).
Sa'ala sā'ilum bi‘ażābiw wāqi‘(in).
Lil-kāfirīna laisa lahū dāfi‘(un).
Minallāhi żil-ma‘ārij(i).
Ta‘rujul-malā'ikatu war-rūḥu ilaihi fī yaumin kāna miqdāruhū khamsīna alfa sanah(tin).
Faṣbir ṣabran jamīlā(n).
Innahum yaraunahū ba‘īdā(n).
Wa narāhu qarībā(n).
Yauma takūnus-samā'u kal-muhl(i).
Wa takūnul-jibālu kal-‘ihn(i).
Wa lā yas'alu ḥamīmun ḥamīmā(n).
Terjemahan
Maka, pada hari ini tidak ada seorang pun teman setia baginya di sini (neraka).
Tidak ada makanan (baginya), kecuali dari darah dan nanah.
Tidak ada yang memakannya, kecuali para pendosa.”
Maka, Aku bersumpah demi apa yang kamu lihat
dan demi apa yang tidak kamu lihat,
sesungguhnya ia (Al-Qur’an) itu benar-benar wahyu (yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia.
Ia (Al-Qur’an) bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman (kepadanya).
(Al-Qur’an) bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran (darinya).
(Al-Qur’an itu) diturunkan dari Tuhan semesta alam.
Sekiranya dia (Nabi Muhammad) mengada-adakan sebagian saja perkataan atas (nama) Kami,
niscaya Kami benar-benar menyiksanya dengan penuh kekuatan.
Kemudian, Kami benar-benar memotong urat nadinya.
Maka, tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami) darinya (pemotongan urat nadi itu).
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
Sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada para pendusta.
Sesungguhnya ia (pendustaan terhadap Al-Qur’an) benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) adalah kebenaran yang meyakinkan.
Maka, bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Agung.
Seseorang (dengan nada mengejek) meminta (didatangkan) azab yang pasti akan terjadi
bagi orang-orang kafir. Tidak seorang pun yang dapat menolaknya (azab)
dari Allah, Pemilik tempat-tempat (untuk) naik.
Para malaikat dan Rūḥ (Jibril) naik (menghadap) kepada-Nya dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.
Maka, bersabarlah dengan kesabaran yang baik.
Sesungguhnya mereka memandangnya (siksaan itu) jauh (mustahil terjadi),
sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
(Siksaan itu datang) pada hari (ketika) langit menjadi seperti luluhan perak,
gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan),
dan tidak ada seorang pun teman setia yang menanyakan temannya,