Halaman 375 - Juz 19
Tampilan Halaman Mushaf
Asy-Syu'ara' (26)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Wattaqul-lażī khalaqakum wal-jibillatal-awwalīn(a).
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Wa mā anta illā basyarum miṡlunā wa in naẓunnuka laminal-kāżibīn(a).
Fa asqiṭ ‘alainā kisafam minas-samā'i in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Qāla rabbī a‘lamu bimā ta‘malūn(a).
Fa każżabūhu fa akhażahum ‘ażābu yaumiẓ-ẓullah(ti), innahū kāna ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Wa innahū latanzīlu rabbil-‘ālamīn(a).
Nazala bihir rūḥul-amīn(u).
‘Alā qalbika litakūna minal-munżirīn(a).
Bilisānin ‘arabiyyim mubīn(in).
Wa innahū lafī zuburil-awwalīn(a).
Awalam yakul lahum āyatan ay ya‘lamahū ‘ulamā'u banī isrā'īl(a).
Wa lau nazzalnāhū ‘alā ba‘ḍil-a‘jamīn(a).
Fa qara'ahū ‘alaihim mā kānū bihī mu'minīn(a).
Każālika salaknāhu fī qulūbil-mujrimīn(a).
Lā yu'minūna bihī ḥattā yarawul-‘ażābal-alīm(a).
Fa ya'tiyahum bagtataw wa hum lā yasy‘urūn(a).
Fa yaqūlū hal naḥnu munẓarūn(a).
Afa bi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).
Afa ra'aita im matta‘nāhum sinīn(a).
Ṡumma jā'ahum mā kānū yū‘adūn(a).
Terjemahan
Bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakanmu dan umat-umat yang terdahulu.”
Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.
Engkau tidak lain hanyalah seorang manusia seperti kami dan sesungguhnya kami yakin bahwa engkau benar-benar termasuk para pembohong.
Maka, jatuhkanlah kepada kami kepingan-kepingan dari langit (agar kami binasa) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
Dia (Syu‘aib) berkata, “Tuhanku paling mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Lalu, mereka mendustakannya (Syu‘aib). Maka, mereka ditimpa azab pada hari yang berawan gelap. Sesungguhnya itu adalah azab hari yang dahsyat.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar diturunkan Tuhan semesta alam.
Ia (Al-Qur’an) dibawa turun oleh Ruhulamin (Jibril).
(Diturunkan) ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan.
(Diturunkan) dengan bahasa Arab yang jelas.
Sesungguhnya ia (Al-Qur’an) benar-benar (disebut) dalam kitab-kitab orang terdahulu.
Apakah tidak (cukup) menjadi bukti bagi mereka bahwa ia (Al-Qur’an) diketahui oleh para ulama Bani Israil?
Seandainya Kami menurunkannya kepada sebagian dari golongan non-Arab.
Lalu, dia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir), niscaya mereka tidak juga akan beriman kepadanya.
Demikianlah, Kami masukkan (sifat dusta dan ingkar) ke dalam hati para pendurhaka.
Mereka tidak akan beriman kepadanya hingga melihat azab yang pedih.
Maka, datanglah ia (azab) kepada mereka secara tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyadarinya.
Lalu, mereka berkata, “Apakah kami diberi penangguhan waktu?”
Bukankah mereka yang meminta agar azab Kami disegerakan?
Bagaimana pendapatmu jika kepada mereka Kami berikan kenikmatan hidup beberapa tahun?
Kemudian, ia (azab) yang diancamkan datang kepada mereka.