Halaman 374 - Juz 19
Tampilan Halaman Mushaf
Asy-Syu'ara' (26)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Każżabat qaumu lūṭinil-mursalīn(a).
Iż qāla lahum akhūhum lūṭun alā tattaqūn(a).
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Ata'tūnaż-żukrāna minal-‘ālamīn(a).
Wa tażarūna mā khalaqa lakum rabbukum min azwājikum, bal antum qamun ‘ādūn(a).
Qālū la'illam tantahi yā lūṭu latakūnanna minal-mukhrajīn(a).
Qāla innī li‘amalikum minal-qālīn(a).
Rabbi najjinī wa ahlī mimmā ya‘malūn(a).
Fa najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Wa amṭarnā ‘alaihim maṭarā(n), fa sā'a maṭarul-munżarīn(a).
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Każżaba aṣḥābul-aikatil-mursalīn(a).
Iż qāla lahum syu‘aibun alā tattaqūn(a).
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajrin in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Auful-kaila wa lā takūnū minal-mukhsirīn(a).
Wazinū bil-qisṭāsil-mustaqīm(i).
Wa lā tabkhasun-nāsa asy-yā'ahum wa lā ta‘ṡau fil-arḍi mufsidīn(a).
Terjemahan
Kaum Lut telah mendustakan para rasul.
Ketika saudara mereka, Lut, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia (berbuat homoseks)?
Sementara itu, kamu tinggalkan (perempuan) yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istrimu? Kamu (memang) kaum yang melampaui batas.”
Mereka menjawab, “Wahai Lut, jika tidak berhenti (melarang kami), niscaya engkau benar-benar akan termasuk orang-orang yang diusir.”
Dia (Lut) berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang sangat benci terhadap perbuatanmu.”
(Lut berdoa,) “Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari apa yang mereka perbuat.”
Maka, Kami selamatkan dia bersama semua keluarganya,
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal.
Kemudian, Kami binasakan yang lain.
Kami hujani mereka (dengan batu). Betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Penduduk Aikah (Madyan) telah mendustakan para rasul.
Ketika Syu‘aib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan orang lain.
Timbanglah dengan timbangan yang benar.
Janganlah kamu merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya dan janganlah membuat kerusakan di bumi.