Halaman 522 - Juz 27
Tampilan Halaman Mushaf
Az-Zariyat (51)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Qāla famā khaṭbukum ayyuhal-mursalūn(a).
Qālū innā ursilnā ilā qaumim mujrimīn(a).
Linursila ‘alaihim ḥijāratam min ṭīn(in).
Musawwamatan ‘inda rabbika lil-musrifīn(a).
Fa akhrajnā man kāna fīhā minal-mu'minīn(a).
Famā wajadnā fīhā gaira baitim minal-muslimīn(a).
Wa taraknā fīhā āyatal lil-lażīna yakhāfūnal-‘ażābal-alīm(a).
Wa fī mūsā iż arsalnāhu ilā fir‘auna bisulṭānim mubīn(in).
Fa tawallā biruknihī wa qāla sāḥirun au majnūn(un).
Fa akhażnāhu wa junūdahū fanabażnāhum fil-yammi wa huwa mulīm(un).
Wa fī ‘ādin iż arsalnā ‘alaihimur-rīḥal-‘aqīm(a).
Mā tażaru min syai'in atat ‘alaihi illā ja‘alathu kar-ramīm(i).
Wa fī ṡamūda iż qīla lahum tamatta‘ū ḥattā ḥīn(in).
Fa‘atau ‘an amri rabbihim fa akhażathumuṣ-ṣā‘iqatu wa hum yanẓurūn(a).
Famastaṭā‘ū min qiyāmiw wa mā kānū muntaṣirīn(a).
Wa qauma nūḥim min qabl(u), innahum kānū qauman fāsiqīn(a).
Was-samā'a banaināhā bi'aidiw wa innā lamūsi‘ūn(a).
Wal-arḍa farasynāhā fa ni‘mal-māhidūn(a).
Wa min kulli syai'in khalaqnā zaujaini la‘allakum tażakkarūn(a).
Fa firrū ilallāh(i), innī lakum minhu nażīrum mubīn(un).
Wa lā taj‘alū ma‘allāhi ilāhan ākhar(a), innī lakum minhu nażīrum mubīn(un).
Terjemahan
Dia (Ibrahim) bertanya, “Apa urusan pentingmu, wahai para utusan?”
Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lut untuk menyiksanya)
agar kami menimpa mereka dengan batu-batu yang berasal dari tanah liat
yang ditandai oleh Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.”
Kami mengeluarkan orang-orang mukmin yang berada di dalamnya (negeri kaum Lut).
Kami tidak mendapati di dalamnya, kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim (Lut dan keluarganya).
Kami meninggalkan suatu tanda (kebesaran-Nya di (negeri) itu bagi orang-orang yang takut pada azab yang pedih.
(Begitu pula Kami meninggalkan) pada Musa (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir‘aun dengan membawa mukjizat yang nyata.
Kemudian, dia (Fir‘aun) bersama bala tentaranya berpaling dan (Fir‘aun) berkata, “(Dia adalah) seorang penyihir atau orang gila.”
Maka, Kami menghukumnya beserta bala tentaranya, lalu Kami menenggelamkan mereka ke dalam laut dalam keadaan melakukan perbuatan yang tercela.
(Begitu pula Kami meninggalkan) pada (kaum) ‘Ad (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengirim kepada mereka angin yang membinasakan.
(Angin) itu tidak meninggalkan apa pun pada semua yang dilandanya, kecuali menjadikannya bagai tulang yang hancur.
(Begitu pula Kami meninggalkan) pada (kaum) Samud (tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika dikatakan kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang ditentukan!”
Lalu, mereka bersikap angkuh terhadap perintah Tuhannya. Maka, mereka disambar petir sementara mereka menyaksikan(-nya).
Mereka sama sekali tidak mampu bangun dan tidak pula mendapat pertolongan.
Sebelum itu (Kami telah membinasakan) kaum Nuh. Sesungguhnya mereka adalah kaum fasik.
Langit Kami bangun dengan tangan (kekuatan Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskan(-nya).
Bumi Kami hamparkan. (Kami adalah) sebaik-baik Zat yang menghamparkan.
Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).
Maka, (katakanlah kepada mereka, wahai Nabi Muhammad,) “Bersegeralah kembali (taat) kepada Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari-Nya untukmu.
Janganlah kamu mengadakan tuhan lain bersama Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.”