Halaman 529 - Juz 27
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Qamar (54)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Khusysya‘an abṣāruhum yakhrujūna minal-ajdāṡi ka'annahum jarādum muntasyir(un).
Muhṭi‘īna ilad-dā‘(i), yaqūlul-kāfirūna hāżā yaumun ‘asir(un).
Każżabat qablahum qaumu nūḥin fakażżabū ‘abdanā wa qālū majnūnuw wazdujir(a).
Fa da‘ā rabbahū annī maglūbun fantaṣir.
Fa fataḥnā abwābas-samā'i bimā'im munhamir(in).
Wa fajjarnal-arḍa ‘uyūnan faltaqal-mā'u ‘alā amrin qad qudir(a).
Wa ḥamalnāhu ‘alā żāti alwāḥiw wa dusur(in).
Tajrī bi'a‘yuninā, jazā'al liman kāna kufir(a).
Wa laqat taraknāhā āyatan fahal mim muddakir(in).
Fa kaifa kāna ‘ażābī wa nużur(i).
Wa laqad yassarnal-qur'āna liż-żikri fahal mim muddakir(in).
Każżabat ‘ādun fa kaifa kāna ‘ażābī wa nużur(i).
Innā arsalnā ‘alaihim rīḥan ṣarṣaran fī yaumi naḥsim mustamirr(in).
Tanzi‘un-nās(a), ka'annahum a‘jāzu nakhlim munqa‘ir(in).
Fa kaifa kāna ‘ażābī wa nużur(i).
Wa laqad yassarnal-qur'āna liż-żikri fahal mim muddakir(in).
Każżabat ṡamūdu bin-nużur(i).
Fa qālū abasyaram minnā wāḥidan nattabi‘uh(ū), innā iżal lafī ḍalāliw wa su‘ur(in).
A'ulqiyaż-żikru ‘alaihi mim baininā bal huwa każżābun asyir(un).
Saya‘lamūna gadam manil-każżābul-asyir(u).
Innā mursilun-nāqati fitnatal lahum fartaqibhum waṣṭabir.
Terjemahan
pandangan mereka tertunduk. Mereka keluar (berhamburan) dari kubur seperti belalang yang beterbangan.
Mereka bersegera datang kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, “Ini adalah hari yang sulit.”
Sebelum mereka, kaum Nuh juga telah mendustakan (rasul). Mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan, “(Dia) orang gila!” Dia pun dibentak (dengan cacian dan lainnya).
Dia (Nuh) lalu mengadu kepada Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku).”
Lalu, Kami membukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
Kami pun menjadikan bumi menyemburkan banyak mata air. Maka, berkumpullah semua air itu sehingga (meluap dan menimbulkan) bencana yang telah ditetapkan.
Kami mengangkut dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan pasak
yang berlayar dengan pengawasan Kami sebagai balasan (kebaikan) bagi orang yang telah diingkari (kaumnya).
Sungguh, Kami benar-benar telah menjadikan (kapal) itu sebagai tanda (pelajaran). Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
Betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku!
Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
(Kaum) ‘Ad pun telah mendustakan (rasul mereka). Maka, betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku!
Sesungguhnya Kami telah mengembuskan angin yang sangat kencang kepada mereka pada hari nahas yang terus-menerus,
yang membuat manusia bergelimpangan, seakan-akan mereka itu pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya.
Maka, betapa dahsyatnya azab dan peringatan-Ku!
Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan Al-Qur’an sebagai pelajaran. Maka, adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
(Kaum) Samud pun telah mendustakan peringatan-peringatan.
Mereka berkata, “Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila.
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta lagi sombong.”
Kelak mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta lagi sombong itu.
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai ujian bagi mereka, maka tunggulah mereka dan bersabarlah (wahai Saleh).