Halaman 564 - Juz 29
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Mulk (67) - Al-Qalam (68)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Falammā ra'auhu zulfatan sī'at wujūhul-lażīna kafarū wa qīla hāżal-lażī kuntum bihī tadda‘ūn(a).
Qul ara'aitum in ahlakaniyallāhu wa mam ma‘iya au raḥimanā, famay yujīrul-kāfirīna min ‘ażābin alīm(in).
Qul huwar-raḥmānu āmannā bihī wa ‘alaihi tawakkalnā, fasata‘lamūna man huwa fī ḍalālim mubīn(in).
Qul ara'aitum in aṣbaḥa mā'ukum gauran famay ya'tīkum bimā'im ma‘īn(in).
Nūn, wal-qalami wa mā yasṭurūn(a).
Mā anta bini‘mati rabbika bimajnūn(in).
Wa inna laka la'ajran gaira mamnūn(in).
Wa innaka la‘alā khuluqin ‘aẓīm(in).
Fasatubṣiru wa yubṣirūn(a).
Bi'ayyikumul-maftūn(u).
Inna rabbaka huwa a‘lamu biman ḍalla ‘an sabīlih(ī), wa huwa a‘lamu bil-muhtadīn(a).
Falā tuṭi‘il-mukażżibīn(a).
Waddū lau tudhinu fayudhinūn(a).
Wa lā tuṭi‘ kulla ḥallāfim mahīn(in).
Hammāzim masysyā'im binamīm(in).
Mannā‘il lil-khairi mu‘tadin aṡīm(in).
‘Utullim ba‘da żālika zanīm(in).
An kāna żā māliw wa banīn(a).
Iżā tutlā ‘alaihi āyātunā qāla asāṭīrul-awwalīn(a).
Terjemahan
Ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat) sudah dekat, wajah orang-orang kafir itu menjadi muram. Dikatakan (kepada mereka), “Ini adalah (sesuatu) yang dahulu kamu selalu mengaku (bahwa kamu tidak akan dibangkitkan).”
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Tahukah kamu jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersamaku atau memberi rahmat kepada kami (dengan memperpanjang umur kami,) lalu siapa yang dapat melindungi orang-orang kafir dari azab yang pedih?”
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Zat Yang Maha Pengasih, kami beriman kepada-Nya dan hanya kepada-Nya kami bertawakal. Kelak kamu akan tahu siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata.”
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika (sumber) air kamu surut ke dalam tanah, siapa yang akan memberimu air yang mengalir?”
Nūn. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
berkat karunia Tuhanmu engkau (Nabi Muhammad) bukanlah orang gila.
Sesungguhnya bagi engkaulah pahala yang tidak putus-putus.
Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.
Kelak engkau akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,
siapa di antara kamu yang gila?
Sesungguhnya Tuhanmulah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya. Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
Maka, janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak. Maka, mereka bersikap lunak (pula).
Janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah lagi berkepribadian hina,
suka mencela, (berjalan) kian kemari menyebarkan fitnah (berita bohong),
merintangi segala yang baik, melampaui batas dan banyak dosa,
bertabiat kasar, dan selain itu juga terkenal kejahatannya,
karena dia kaya dan mempunyai banyak anak.
Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongengan orang-orang terdahulu.”