Halaman 372 - Juz 19
Tampilan Halaman Mushaf
Asy-Syu'ara' (26)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Qāla wa mā ‘ilmī bimā kānū ya‘malūn(a).
In ḥisābuhum illā ‘alā rabbī lau tasy‘urūn(a).
Wa mā ana biṭāridil-mu'minīn(a).
In ana illā nażīrum mubīn(un).
Qālū la'illam tantahi yā nūḥu latakūnanna minal-marjūmīn(a).
Qāla rabbi inna qaumī każżabūn(i).
Faftaḥ bainī wa bainahum fatḥaw wa najjinī wa mam ma‘iya minal-mu'minīn(a).
Fa anjaināhu wa mam ma‘ahū fil-fulkil-masyḥūn(i).
Ṡumma agraqnā ba‘dul-bāqīn(a).
Inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Każżabat ‘ādunil-mursalīn(a).
Iż qāla lahum akhūhum hūdun alā tattaqūn(a).
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Atabnūna bikulli rī‘in āyatan ta‘baṡūn(a).
Wa tattakhiżūna maṣāni‘a la‘allakum takhludūn(a).
Wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn(a).
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Wattaqul-lażī amaddakum bimā ta‘lamūn(a).
Amaddakum bi'an‘āmiw wa banīn(a).
Wa jannātiw wa ‘uyūn(in).
Innī akhāfu ‘alaikum ‘ażāba yaumin ‘aẓīm(in).
Qālū sawā'un ‘alainā awa‘aẓta am lam takum minal-wā‘iẓīn(a).
Terjemahan
Dia (Nuh) menjawab, “Apa pengetahuanku tentang apa yang biasa mereka kerjakan?
Perhitungan (amal) mereka tidak lain, kecuali ada pada Tuhanku jika kamu menyadari.
Aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
Aku tidak lain, kecuali pemberi peringatan yang jelas.”
Mereka berkata, “Wahai Nuh, jika tidak berhenti (dalam berdakwah), niscaya engkau akan termasuk orang-orang yang dirajam.”
Dia (Nuh) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku.
Maka, berilah keputusan antara aku dan mereka serta selamatkanlah aku dan orang-orang mukmin bersamaku.”
Kami selamatkan dia (Nuh) dan orang-orang yang bersamanya di dalam kapal yang penuh muatan.
Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang tersisa (tidak beriman) setelah itu.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
(Kaum) ‘Ad telah mendustakan para rasul.
Ketika saudara mereka, Hud, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
Apakah kamu mendirikan istana di setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati?
Kamu (juga) membuat benteng-benteng dengan harapan hidup kekal?
Apabila menyiksa, kamu lakukan secara kejam dan bengis.
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Bertakwalah kepada (Allah) yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
Dia (Allah) telah menganugerahkan hewan ternak dan anak-anak kepadamu.
(Dia juga menganugerahkan) kebun-kebun dan mata air.
Sesungguhnya aku takut bahwa kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat.