Halaman 373 - Juz 19
Tampilan Halaman Mushaf
Asy-Syu'ara' (26)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
In hāżā illā khuluqul-awwalīn(a).
Wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
Fa każżabūhu fa ahlaknāhum, inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Każżabat ṡamūdul-mursalīn(a).
Iż qāla lahum akhūhum ṣāliḥun alā tattaqūn(a).
Innī lakum rasūlun amīn(un).
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Wa mā as'alukum ‘alaihi min ajr(in), in ajriya illā ‘alā rabbil-‘ālamīn(a).
Atutrakūna fīmā hāhunā āminīn(a).
Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).
Wa zurū‘iw wa nakhlin ṭal‘uhā haḍīm(un).
Wa tanḥitūna minal-jibāli buyūtan fārihīn(a).
Fattaqullāha wa aṭī‘ūn(i).
Wa lā tuṭī‘ū amral-musrifīn(a).
Allażīna yufsidūna fil-arḍi wa lā yaṣliḥūn(a).
Qālū innamā anta minal-musaḥḥarīn(a).
Mā anta illā basyarum miṡlunā, fa'ti bi'āyatin in kunta minaṣ-ṣādiqīn(a).
Qāla hāżihī nāqatul lahā syirbuw wa lakum syirbu yaumim ma‘lūm(in).
Wa lā tamassūhā bisū'in fa ya'khużakum ‘ażābu yaumin ‘aẓīm(in).
Fa ‘aqarūhā fa aṣbaḥū nādimīn(a).
Fa akhażahumul-‘ażāb(u), inna fī żālika la'āyah(tan), wa mā kāna akṡaruhum mu'minīn(a).
Wa inna rabbaka lahuwal-‘azīzur-raḥīm(u).
Terjemahan
(Agama kami) ini tidak lain adalah agama orang-orang terdahulu.
Kami (sama sekali) tidak akan diazab.”
Maka, mereka mendustakannya (Hud). Lalu, Kami membinasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
(Kaum) Samud telah mendustakan para rasul.
Ketika saudara mereka, Saleh, berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul tepercaya (yang diutus) kepadamu.
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (ajakan) itu. Imbalanku tidak lain, kecuali dari Tuhan semesta alam.
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (negerimu) dengan aman?
(Yaitu,) di dalam kebun-kebun dan mata air.
Dan, tanam-tanaman serta pohon kurma yang mayangnya lembut.
Kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah yang mewah.
Maka, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Janganlah mengikuti perintah orang-orang yang melampaui batas.
(Mereka) yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak melakukan perbaikan.”
Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah termasuk orang-orang yang terkena sihir.
Engkau tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Maka, datangkanlah tanda (mukjizat) jika engkau termasuk orang-orang yang benar.”
Dia (Saleh) menjawab, “Ini seekor unta betina. Dia punya (giliran) minum dan kamu punya (giliran) minum (pula) pada hari yang ditentukan.
Janganlah menyentuhnya dengan suatu kejahatan. Nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
Mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi orang-orang yang menyesal.
Mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang benar-benar Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.