Halaman 448 - Juz 23
Tampilan Halaman Mushaf
As-Saffat (37)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Yaqūlu a'innaka laminal-muṣaddiqīn(a).
A'iżā mitnā wa kunnā turāban a'innā lamadīnūn(a).
Qāla hal antum muṭṭali‘ūn(a).
Faṭṭala‘a fa ra'āhu fī sawā'il-jaḥīm(i).
Qāla tallāhi in kitta laturdīn(i).
Wa lau lā ni‘matu rabbī lakuntu minal-muḥḍarīn(a).
Afamā naḥnu bimayyitīn(a).
Illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
Inna hāżā lahuwal-fauzul-‘aẓīm(u).
Limiṡli hāżā falya‘malil-‘āmilūn(a).
Ażālika khairun nuzulan am syajaratuz-zaqqūm(i).
Innā ja‘alnāhā fitnatal liẓ-ẓālimīn(a).
Innahā syajaratun takhruju fī aṣlil-jaḥīm(i).
Ṭal‘uhā ka'annahū ru'ūsusy-syayāṭīn(i).
Fa innahum la'ākilūna minhā fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).
Ṡumma inna lahum ‘alaihā lasyaubam min ḥamīm(in).
Ṡumma inna marji‘ahum la'ilal-jaḥīm(i).
Innahum alfau ābā'ahum ḍāllīn(a).
Fahum ‘alā āṡārihim yuhra‘ūn(a).
Wa laqad ḍalla qablahum akṡarul-awwalīn(a).
Wa laqad arsalnā fīhim munżirīn(a).
Fanẓur kaifa kāna ‘āqibatul-munżarīn(a).
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
Wa laqad nādānā nūḥun falani‘mal-mujībūn(a).
Wa najjaināhu wa ahlahū minal-karbil-‘aẓīm(i).
Terjemahan
yang berkata, ‘Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari Kebangkitan)?
Apabila kami telah mati (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar (akan dibangkitkan untuk) diberi balasan?’”
Dia berkata, “Maukah kamu menengok (temanku itu)?”
Maka, dia menengoknya. Lalu, dia melihat (teman)-nya itu di tengah-tengah (neraka) Jahim.
Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku.
Sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).
Apakah kita tidak akan mati,
kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”
Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang agung.
Untuk (kemenangan) seperti ini, hendaklah beramal (di dunia) orang-orang yang mampu beramal.
Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqum?
Sesungguhnya Kami menjadikannya (pohon zaqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim.
Sesungguhnya itu adalah pohon yang keluar dari dasar (neraka) Jahim.
Mayangnya seperti kepala-kepala setan.
Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu) dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqum).
(Setelah makan buah zaqum,) sesungguhnya bagi mereka minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
Kemudian, tempat kembali mereka pasti ke (neraka) Jahim.
Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat.
Mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
Sungguh, sebelum mereka (kaum Quraisy), benar-benar telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu.
Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.
Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
Sungguh, Nuh benar-benar telah berdoa kepada Kami dan sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.