Halaman 582 - Juz 30
Tampilan Halaman Mushaf
An-Naba' (78)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
‘Amma yatasā'alūn(a).
‘Anin naba'il-‘aẓīm(i).
Allażī hum fīhi mukhtalifūn(a).
Kallā saya‘lamūn(a).
Ṡumma kallā saya‘lamūn(a).
Alam naj‘alil-arḍa mihādā(n).
Wal-jibāla autādā(n).
Wa khalaqnākum azwājā(n).
Wa ja‘alnā naumakum subātā(n).
Wa ja‘alnal-laila libāsā(n).
Wa ja‘alnan-nahāra ma‘āsyā(n).
Wa banainā fauqakum sab‘an syidādā(n).
Wa ja‘alnā sirājaw wahhājā(n).
Wa anzalnā minal-mu‘ṣirāti mā'an ṡajjājā(n).
Linukhrija bihī ḥabbaw wa nabātā(n).
Wa jannātin alfāfā(n).
Inna yaumal-faṣli kāna mīqātā(n).
Yauma yunfakhu fiṣ-ṣūri fa ta'tūna afwājā(n).
Wa futiḥatis-samā'u fa kānat abwābā(n).
Wa suyyiratil-jibālu fa kānat sarābā(n).
Inna jahannama kānat mirṣādā(n).
Liṭ-ṭāgīna ma'ābā(n).
Lābiṡīna fīhā aḥqābā(n).
Lā yażūqūna fīhā bardaw wa lā syarābā(n).
Illā ḥamīmaw wa gassāqā(n).
Jazā'aw wifāqā(n).
Innahum kānū lā yarjūna ḥisābā(n).
Wa każżabū bi'āyātinā kiżżābā(n).
Wa kulla syai'in aḥṣaināhu kitābā(n).
Fa żūqū falan nazīdakum illā ‘ażābā(n)
Terjemahan
Tentang apakah mereka saling bertanya?
Tentang berita yang besar (hari Kebangkitan)
yang dalam hal itu mereka berselisih.
Sekali-kali tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
Sekali lagi, tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan
dan gunung-gunung sebagai pasak?
Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan.
Kami menjadikan tidurmu untuk beristirahat.
Kami menjadikan malam sebagai pakaian.
Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan.
Kami membangun tujuh (langit) yang kukuh di atasmu.
Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari).
Kami menurunkan dari awan air hujan yang tercurah dengan deras
agar Kami menumbuhkan dengannya biji-bijian, tanam-tanaman,
dan kebun-kebun yang rindang.
Sesungguhnya hari Keputusan itu adalah waktu yang telah ditetapkan,
(yaitu) hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong.
Langit pun dibuka. Maka, terdapatlah beberapa pintu.
Gunung-gunung pun dijalankan. Maka, ia menjadi (seperti) fatamorgana.
Sesungguhnya (neraka) Jahanam itu (merupakan) tempat mengintai (bagi penjaga neraka)
(dan) menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama.
Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
selain air yang mendidih dan nanah,
sebagai pembalasan yang setimpal.
Sesungguhnya mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan.
Mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
Segala sesuatu telah Kami catat dalam kitab (catatan amal manusia).
Oleh karena itu, rasakanlah! Tidak akan Kami tambahkan kepadamu, kecuali azab.