Halaman 583 - Juz 30
Tampilan Halaman Mushaf
An-Naba' (78) - An-Nazi'at (79)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Inna lil-muttaqīna mafāzā(n).
Ḥadā'iqa wa a‘nābā(n).
Wa kawā‘iba atrābā(n).
Wa ka'san dihāqā(n).
Lā yasma‘ūna fīhā lagwaw wa lā kiżżābā(n).
Jazā'am mir rabbika ‘aṭā'an ḥisābā(n).
Rabbis-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumar-raḥmāni lā yamlikūna minhu khiṭābā(n).
Yauma yaqūmur-rūḥu wal-malā'ikatu ṣaffā(n), lā yatakallamūna illā man ażina lahur-raḥmānu wa qāla ṣawābā(n).
Żālikal-yaumul-ḥaqq(u), faman syā'attakhaża ilā rabbihī ma'ābā(n).
Innā anżarnākum ‘ażāban qarībā(n), yauma yanẓurul-mar'u mā qaddamat yadāhu wa yaqūlul-kāfiru yā laitanī kuntu turābā(n).
Wan-nāzi‘āti garqā(n).
Wan-nāsyiṭāti nasyṭā(n).
Was-sābiḥāti sabḥā(n).
Fas-sābiqāti sabqā(n).
Fal-mudabbirāti amrā(n).
Yauma tarjufur-rājifah(tu).
Tatba‘uhar-rādifah(tu).
Qulūbuy yauma'iżiw wājifah(tun).
Abṣāruhā khāsyi‘ah(tun).
Yaqūlūna a'innā lamardūdūna fil-ḥāfirah(ti).
A'iżā kunnā ‘iẓāman nakhirah(tan).
Qālū tilka iżan karratun khāsirah(tun).
Fa innamā hiya zajratuw wāḥidah(tun).
Fa iżā hum bis-sāhirah(ti).
Hal atāka ḥadīṡu mūsā.
Terjemahan
Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (ada) kemenangan (surga),
(yaitu) kebun-kebun, buah anggur,
gadis-gadis molek yang sebaya,
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak pula (perkataan) dusta.
(Hal itu) sebagai balasan (dan) pemberian yang banyak dari Tuhanmu,
(yaitu) Tuhan (pemelihara) langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Pengasih. Mereka tidak memiliki (hak) berbicara dengan-Nya.
Pada hari ketika Rūḥ dan malaikat berdiri bersaf-saf. Mereka tidak berbicara, kecuali yang diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia mengatakan yang benar.
Itulah hari yang hak (pasti terjadi). Siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (dengan beramal saleh).
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.”
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang kafir) dengan keras,
demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang mukmin) dengan lemah lembut,
demi (malaikat) yang cepat (menunaikan tugasnya) dengan mudah,
(malaikat) yang bergegas (melaksanakan perintah Allah) dengan cepat,
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia),
(kamu benar-benar akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncang (alam semesta).
(Tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
Hati manusia pada hari itu merasa sangat takut;
pandangannya tertunduk.
Mereka (di dunia) berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan pada kehidupan yang semula?
Apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur, apakah kita (akan dibangkitkan juga)?”
Mereka berkata, “Kalau demikian, itu suatu pengembalian yang merugikan.”
(Jangan dianggap sulit,) pengembalian itu (dilakukan) hanyalah dengan sekali tiupan.
Seketika itu, mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
Sudah sampaikah kepadamu (Nabi Muhammad) kisah Musa?