Halaman 587 - Juz 30
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Infitar (82) - Al-Mutaffifin (83)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Iżas-samā'unfaṭarat.
Wa iżal-kawākibuntaṡarat.
Wa iżal-biḥāru fujjirat.
Wa iżal-qubūru bu‘ṡirat.
‘Alimat nafsum mā qaddamat wa akhkharat.
Yā ayyuhal-insānu mā garraka birabbikal-karīm(i).
Allażī khalaqaka fa sawwāka fa ‘adalak(a).
Fī ayyi ṣūratim mā syā'a rakkabak(a).
Kallā bal tukażżibūna bid-dīn(i).
Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn(a).
Kirāman kātibīn(a).
Ya‘lamūna mā taf‘alūn(a).
Innal-abrāra lafī na‘īm(in).
Wa innal-fujjāra lafī jaḥīm(in).
Yaṣlaunahā yaumad-dīn(i).
Wa mā hum ‘anhā bigā'ibīn(a).
Wa mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
Ṡumma mā adrāka mā yaumud-dīn(i).
Yauma lā tamliku nafsul linafsin syai'ā(n), wal-amru yauma'iżil lillāh(i).
Wailul lil-muṭaffifīn(a).
Allażīna iżaktālū ‘alan-nāsi yastaufūn(a).
Wa iżā kālūhum au wazanūhum yukhsirūn(a).
Alā yaẓunnu ulā'ika annahum mab‘ūṡūn(a).
Liyaumin ‘aẓīm(in).
Yauma yaqūmun-nāsu lirabbil-‘ālamīn(a).
Terjemahan
Apabila langit terbelah,
apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
apabila lautan diluapkan,
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan(-nya).
Wahai manusia, apakah yang telah memperdayakanmu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Mulia,
yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)-mu seimbang?
Dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun (tubuh)-mu.
Jangan sekali-kali begitu! Bahkan, kamu mendustakan hari Pembalasan.
Sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) pengawas
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (amal perbuatanmu).
Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.
Sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam (neraka) Jahim.
Mereka memasukinya pada hari Pembalasan.
Mereka tidak mungkin keluar dari (neraka) itu.
Tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
Kemudian, tahukah engkau apakah hari Pembalasan itu?
(Itulah) hari (ketika) seseorang tidak berdaya (menolong) orang lain sedikit pun. Segala urusan pada hari itu adalah milik Allah.
Celakalah orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!
(Mereka adalah) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi.
(Sebaliknya,) apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.
Tidakkah mereka mengira (bahwa) sesungguhnya mereka akan dibangkitkan
pada suatu hari yang besar (Kiamat),
(yaitu) hari (ketika) manusia bangkit menghadap Tuhan seluruh alam?