Halaman 594 - Juz 30
Tampilan Halaman Mushaf
Al-Fajr (89) - Al-Balad (90)
Audio Halaman
Putar ayat otomatis satu per satu.
Latin
Yaqūlu yā laitanī qaddamtu liḥayātī.
Fa yauma'iżil lā yu‘ażżibu ‘ażābahū aḥad(un).
Wa lā yūṡiqu waṡāqahū aḥad(un).
Yā ayyatuhan-nafsul-muṭma'innah(tu).
Irji‘ī ilā rabbiki rāḍiyatam marḍiyyah(tan).
Fadkhuli fī ‘ibādī.
Wadkhulī jannatī.
Lā uqsimu bihāżal-balad(i).
Wa anta ḥillum bihāżal-balad(i).
Wa wālidiw wa mā walad(a).
Laqad khalaqnal-insāna fī kabad(in).
Ayaḥsabu allay yaqdira ‘alaihi aḥad(un).
Yaqūlu ahlaktu mālal lubadā(n).
Ayaḥsabu allam yarahū aḥad(un).
Alam naj‘al lahū ‘ainain(i).
Wa lisānaw wa syafatain(i).
Wa hadaināhun-najdain(i).
Falaqtaḥamal-‘aqabah(ta).
Wa mā adrāka mal-‘aqabah(tu).
Fakku raqabah(tin).
Au iṭ‘āmun fī yaumin żī masgabah(tin).
Yatīman żā maqrabah(tin).
Au miskīnan żā matrabah(tin).
Ṡumma kāna minal-lażīna āmanū wa tawāṣau biṣ-ṣabri wa tawāṣau bil-marḥamah(ti).
Ulā'ika aṣḥābul-maimanah(ti).
Wal-lażīna kafarū bi'āyātinā hum aṣḥābul-masy'amah(ti).
‘Alaihim nārum mu'ṣadah(tun).
Terjemahan
Dia berkata, “Oh, seandainya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini!”
Pada hari itu tidak ada seorang pun yang mampu mengazab (seadil) azab-Nya.
Tidak ada seorang pun juga yang mampu mengikat (sekuat) ikatan-Nya.
Wahai jiwa yang tenang,
kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai.
Lalu, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku
dan masuklah ke dalam surga-Ku!
Aku bersumpah demi negeri ini (Makkah),
sedangkan engkau (Nabi Muhammad) bertempat tinggal di negeri (Makkah) ini.
(Aku juga bersumpah) demi bapak dan anaknya,
sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam keadaan susah payah.
Apakah dia (manusia) itu mengira bahwa tidak ada seorang pun yang berkuasa atasnya?
Dia mengatakan, “Aku telah menghabiskan harta yang banyak.”
Apakah dia mengira bahwa tidak ada seorang pun yang melihatnya?
Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,
lidah, dan sepasang bibir,
serta Kami juga telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebajikan dan kejahatan)?
Maka, tidakkah sebaiknya dia menempuh jalan (kebajikan) yang mendaki dan sukar?
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?
(Itulah upaya) melepaskan perbudakan
atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan
(kepada) anak yatim yang memiliki hubungan kekerabatan
atau orang miskin yang sangat membutuhkan.
Kemudian, dia juga termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar serta saling berpesan untuk berkasih sayang.
Mereka itulah golongan kanan.
Adapun orang-orang yang kufur pada ayat-ayat Kami, merekalah golongan kiri.
Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.